Sabtu, 13 Februari 2016

Cikal Bakal Nanti Dinyatakan Sekarang Tidaklah Sia sia


Dulu gelap ya pake senter karena tiang listrik kudu nunggu arah mata angin eh, bukan,
ukuran sudut datangnya sinar matahari, eeeeeeh, salah3,
momen jatuhnya wangsit dari atas,
Ckckck, emang deh ni tulisan kagak secakep buah jeruk atau sesakti botol kaca.

Betul kalau duit bagong dipakai untuk beli kapal feri, maka laut mana yang dapat memisahkan kita ? Jawabnya blom... itu nanti,...
Ckckck... ngawur lagi, maap3.

Berbanding lurus-nya harga sisa mayat pohon dan cairan mayat mahkluk mikro dengan bargaining power daerah-daerah primadona era 2009-2012. Maka daerah sektor jasa, sektor padat modal, dan padat kecantikan jadi pilihan beroperasinya cahaya, ("pake" jadi be   "senter" ).

Kentalnya kadar laut, hutan, dan bunderan HI dalam percakapan wong londo dan kaum ajinomoto terkait Indoonesia, akhirnya mendapat topping baru berupa kereta2 yang katanya sih masih terlalu mahal.

Bagaimana pun juga yang namanya kereta, wajar mahal.
Kudu bebasin lahan super panjang, dimana kalo bukan pemerintah yang turun tangan, niscaya mangkrak. Kereta juga lambang dan hadiah bagi kelas menengah yang telah taat bayar pajak dan senantiasa mencintai masakan daging pasangannya. (no daging mentah, no no).

Proyek kereta cepat dapat jadi ajang pengingat soal Pareto Law. Sedikit tapi Unggul, Kecil tapi Gesit, untuk menimbulkan kegembiraan masif dan teriakan histeris, dari hati masyarakat, 11-11 sama bulutangkis laah...

Soal sifat asli terlalu mudah bahagia / puas (dimana-mana edi emang kagak asik) tapi juga terbilang lambat soal bikin enak,
dapat diobati dengan belajar bedanya kecepatan & percepatan, (bedanya ngitung delta r & delta v saat dibandingkan dengan durasi) antara:
kereta di atas rel dengan boil2 di jalur tol bawah,
perbandingan cepat lambat aliran arus bolak-balik saat liburan,
juga perbandingan kondisi dalem kereta yang bisa ngobrol haha-hihi,
dengan kondisi tol macet yang cuma bisa mencet klakson ! (do talk to stranger kids, it's 2016).
Apalagi klo dalem hutan ada halte dimana penumpang bisa turun menjelajah sembari menikmati minum sebelum berendam dalam danau,
beeuhhh.... sembuh dah tu panas dalem sisa kampanye.

Sementara Antareja masih senantiasa menghantam penghalang tercapainya ramalan terakhir kita,
soal keluar masuknya kereta di terowongan Jakarta.

Maka kalau gelap, semoga pendek
laksana Matahari bangun kepagian,
Kalau dingin, ya pake sweter, sweater, sweeter (permen dong...), biar kita keringetan.
Kalau basah yang ya disapu, ampe keram... kagak kering2...
dan kalau panas dan terik, ya semoga keretanya bolak-balik sekencang cahaya dari senter, biar kita nyampe barengan, sehat utuh dan malah bertambah, gembiranya.



Selamat Valentine...


spectrum of waves merges into a media
u have u'r own
watch it
so does they all
embrace it
as channel producer shift mind and paradigm
so do secret widely shot on dim
unaware 
as another you
raising swear
oh what a view
so when you fall in love darling
again
watch it
is it u
the channel
or the producer
who's awesome
love is in the air
sure
love is all
all that is

By Petaniuang

sumber gambar senter
sumber gambar twinflame

petaniuang

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

1 Komentar:

  1. Masih roaming sama bahasa inggrisnya, belum ngerti. :)

    BalasHapus

Silahkan memberikan komentar yang lebih gila...